Monday, 18 April 2011

Still eps 01 but it's already tearjerking

Just watched the first episode of Ano Hi Mita Hana no Namae o Bokutachi wa Mada Shiranai [Ano Hana, in short]. It is aired on noitamina slot, Fuji TV. At first I don't really interested but after read some "first impression" in Ano Hana thread, I thought I should try to watch it. And after watched the first episode, my comment is "Oh, it's still eps 01 but it's already tearjerking." Ano Hana genre is kind of drama and slice of life. The story is about six childhood friends, Jinta, Menma, Anaru, Yukiatsu, Tsuruko, and Poppo, that were on a group named Chou Heiwa Busters, but some day, Menma died and then they are drifted apart. In the present day, Jinta become a hikikomori and Menma's ghost appear in front of Jinta. It seems that Menma appear to fulfill her wish from back then. Her wish only can be true if everyone [Chou Heiwa Busters] was together.
It has been for a while not watching a tearjerking anime. So, Ano Hana is on my watch list for this spring. It is on my drama slot, along with Hanasaku Iroha.

Tuesday, 12 April 2011

Nichijou dan Rumpun Melayu

Nichijou adalah karya terbaru Kyoto Animation [KyoAni] yang rilis Spring 2011 ini. Diadaptasi dari sebuah manga karya Arawi Keiichi. Seperti halnya Suzumiya Haruhi no Shoushitsu, anime ini juga disutradarai oleh Tatsuya Ishihara.Di post ini saya tidak bercerita tentang jalan cerita anime ini karena ceritanya sendiri hanya tentang kehidupan sehari-hari, sesuai dengan judulnya, Nichijou, tapi dibumbui dengan berbagai kelebay-an.
Dari dua episode yang sudah tayang, di Nichijou muncul beberapa unsur dari dua negara rumpun Melayu [saya memakai istilah ini agar netral, agar tidak terjadi keributan dua negara serumpun bertetangga tapi seperti musuh abadi], Indonesia dan Malaysia. Unsur tersebut antara lain ucapan "selamat pagi" yang diucapkan beberapa kali oleh Yukko dengan fasih di eps 01 dan ucapan "selamat malam" yang diucapkan Mai sebagai jawaban salam "selamat pagi"-nya Yukko. "Selamat pagi" dan "selamat malam" tentu merupakan kata salam yang sangat tidak asing bagi para penduduk dua negara rumpun Melayu ini.
Lalu di eps 02, ibunya Mio menulis pesan kalau sedang pergi bermain sepak takraw, sebuah olah raga yang sepertinya gak lazim bagi orang Jepang. Dan yang bikin ngakak adalah ada ilustrasi orang yang sedang main sepak takraw dengan backsound yang, ee bagaimana ya mendeskripsikannya, ya pokoknya begitu lah. Sepak takraw sendiri merupakan, konon katanya, olah raga yang asalnya dari rumpun Melayu ini. Selain unsur-unsur di atas, yang juga menarik, di sebuah kertas yang tertempel di kelas 1-Q [banyak amat kelasnya] ada yang bertuliskan 「ガムラン」, baca : gamuran, maksudnya gamelan. Sebuah alat musik yang tentu tidak asing bagi saya yang orang Jawa ini. Ya, gamelan merupakan alat musik tradisional yang bisa ditemui di daerah Jawa-Bali. Unsur-unsur rumpun Melayu di atas tentu saja membikin saya yang orang Jawa, orang Indonesia, ini ngakak sekaligus bangga tapi juga heran. Heran, sampai muncul pertanyaan, apa jangan-jangan si Arawi Keiichi pernah ke Indonesia ya? lol