Showing posts with label 48. Show all posts
Showing posts with label 48. Show all posts

Monday, 26 March 2018

Ngobrol Bareng Saitou Shuka dan Ogino Yuka dalam Majalah B.L.T. Edisi Mei 2018

Mengungkap masa lalu Shuka dan Ogiyuka dari zaman mereka masih di Sho-Girls. Walau nama grup dance mereka dulu ini gak disebut di sini tapi isi obrolan keduanya di sini cocok dengan info yang saya dapat dulu, jadi tidak salah lagi. 
Sumber skanlasi dari Nyamazing via halaman penggemar Shuka. Mari langsung saja!
Unit spesial khusus B.L.T telah terbentuk?!

Yuka & Shuka

Desember tahun lalu, foto berdua yang diunggah ke media sosial keduanya, membuat penggemarnya bertanya-tanya, "Mereka ada hubungan apa?". Keduanya adalah Ogino Yuka dari NGT48 dan Saitou Shuka (pengisi suara). Untuk pertama kalinya tampil dalam gravure berdua yang penuh senyuman, akhirnya hubungan keduanya menjadi jelas!
Persamaan kita itu mulutnya lebar dan ketawanya kenceng.

Sebagai dua gadis yang sama-sama mengejar impian di dunia hiburan dan pernah mengikuti kelas menari di tempat yang sama, begitulah Ogino Yuka dari NGT48 dan juga Saitou Shuka yang aktif di dunia pengisi suara. Sesi wawancara yang diimpi-impikan oleh keduanya akhirnya terealisasi! Bagaimana hubungan mereka berdua? Ada apakah di balik senyuman keduanya yang tak diragukan lagi dapat membuat yang melihatnya jadi bahagia? 

--- Sewaktu ketemu di acara FNS Kayousai tahun lalu, itu pertemuan pertama kalian setelah sekian lama ya?
Ogino: Udah lama banget gak ketemu ya pas itu!
Saitou: Pas ngunggah foto berdua di medsos, langsung ramai pada bertanya-tanya, "Lho, kok bisa saling kenal?" (haha). Terus, sejak itu baru ketemu lagi hari ini!
--- Waktu kalian pertama kali ketemu di kelas tari itu kalian masih umur berapa?
Saitou: Pas pertama ketemu, Yuka kelas 1 SMP, aku kelas 3 SMP. Yuka yang nyapa aku duluan lho!
Ogino: Karena dia imut banget, jadi aku memberanikan diri buat nyapa, terus langsung foto bareng deh (haha).
Saitou: Karena sama-sama dari Saitama, jadi sering pulang bareng. Aku juga inget dulu sering beli kentang goreng ukuran L terus dimakan berdua.
Ogino: Bukan satu buat berdua lho, tapi masing-masing makan satu (haha).
Saitou: Kalau sekarang sih makannya cuma yang ukuran S (haha). Ah, jadi kangen.
Ogino: Terus, aku juga inget dulu sering ngobrol terus-terusan berdua! Ngobrol nyerocos terus!
Saitou: Yuka ini walau beda usia tapi temen yang bisa diajak ngobrol apapun dan bisa dipercaya.
Ogino: Bukan cuma saling cerita soal mimpi-mimpi, tapi kami sama-sama merasa pasti bergerak maju ke arah yang sama.
Sisi Yuka yang gampang nangis itu gak berubah ya!

Ogino: Sejak itulah, kami sama-sama selalu terhubung ya kan? Mama kami juga akrab, jadi pernah beberapa kali pergi makan bareng sama-sama.
Saitou: Tapi berhubung akhir-akhir ini sama-sama sibuk, jadi pas musim dingin tahun lalu itu pertama ketemu lagi entah dalam berapa tahun. Itu sebelum konser perdana Aqours, pas Februari kalau gak salah.
Ogino: Itu baru ketemu lagi setelah beberapa tahun, terus habis itu baru ketemu lagi pas syuting FNS Kayousai. Terus, baru ketemu lagi hari ini!
Saitou: Walau pas gak ketemu, aku juga ngamatin kegiatannya Yuka. Pas kapan itu aku lagi di rumah nonton AKB48 Draft Meeting, aku ikut ngasih dukungan sambil bilang, "Ayo Yuka! Ayo!" (haha).
Ogino: Langsung ngontak aku bilang, "Aku nonton lho!!". Tapi pas aku terpilih, mamanya Shuka-chan duluan yang ngasih selamat (haha).
Saitou: Pas lihat Yuka nangis di Draft Meeting itu, aku ngerasa, "Ah, dari dulu gak berubah ya".
Ogino: Duh! Jangan gitu dong ah! (haha)
Saitou: Gak berubah sama sekali (haha). Tapi gak berubah juga gak apa-apa kok.
Ogino: Persamaan kita itu kalau ketawa sama-sama kenceng dan mulutnya lebar?
Saitou: Bener juga! Mulutnya lebar kayak mau melahap sesuatu, terus kalau ngakak suaranya kenceng banget! (haha). Cuma ingin menunjukkan diri ini apa adanya di manapun.
Ogino: Pas ngelihat blog atau twitter pun, rasanya Shuka-chan gak beda dari biasanya ya. Isi tulisannya itu sama persis kayak yang dikirim ke LINE-ku (haha).
Saitou: Yuka juga gitu ah!
Ogino: Shuka-chan tingginya juga gak berubah ya?
Saitou: Nambah 1 cm kok!
Ogino: Haha, 1 cm. Kalau pas ngobrol sambil berdiri rasanya kayak ngobrol sama kepalanya Shuka-chan (haha).
Saitou: Jangan gitu dong! (haha)
Ogino: Ya habisnya bener kan? (haha)
Saitou: Tapi dari dulu memang punya mimpi bisa tampil bareng seperti ini, jadi hari ini rasanya seneng banget. Sekitar musim gugur tahun lalu? Habis wawancara B.L.T, pas ngobrol-ngobrol, aku bilang kalau punya mimpi ingin tampil bareng Yuka di majalah, dan sekarang ngerasa untung waktu itu bilang begitu. Karena bagi kami berdua, ini adalah titik awal untuk menggapai impian, jadi ke depan aku akan semakin berusaha agar kapan-kapan bisa tampil bareng di suatu proyek yang lebih besar!
Ogino: Kalau begitu, gak ada salahnya aku bilang begini, "Mari kita wujudkan proyek skala besar bersama B.L.T!" (haha).
Saitou: Kapan-kapan pingin nyoba kolaborasi bareng di acara musik ya!
Ogino: Terus, pingin nonton konser masing-masing! Di antara anggota NGT48 juga ada yang penggemar berat Love Live! Sunshine!!, jadi aku bisa pamer (haha), sambil bilang, "Itu anak, temen yang paling bisa kubanggain lho!".
Saitou: Eh tapi, kalau pas ketemu ditunjukin foto kita hari ini apa gak malah nangis?
Ogino: Pasti nangis!
Saitou: Meski sama-sama cemas, tapi aku bersyukur banget bisa berusaha mewujudkan impian di dunia hiburan. Bersyukur banget bisa terus berjuang tanpa pernah menyerah.
Ogino: Hu'um. Kalau mau meningkatkan usaha, pasti akan membuahkan hasil. Bersyukur banget ya kita sama-sama terus percaya dengan cahaya itu!

Bersyukur banget ya kita tak pernah menyerah! ♥

Sunday, 6 January 2013

We're the Team A, the Pioneer!

Battle of Idols begins! Sebagai pembuka Battle of Idols di musim dingin 2013 ini adalah AKB0048 next stage yang merupakan kelanjutan dari AKB0048 yang tayang pada rentang April-Juli 2012 lalu.
Episode perdana next stage atau episode 14 dari keseluruhan AKB0048 ini, dibuka dengan narasi Nagisa dan adegan saat kenkyuusei generasi ke-77 melakukan konser perdana. Namun, kemudian menghilang dan Nagisa berada di tangga spiral serta melihat para anggota AKB0048 lain yang berlari menuju puncak tangga itu. Tapi tiba-tiba tangga itu runtuh dan mereka pun jatuh. Nagisa kemudian bertemu dengan Acchan the 13th. Ternyata, itu semua hanyalah mimpi Nagisa yang ketiduran saat latihan sesaat sebelum pertunjukan mereka dimulai.
Adegan berlanjut dengan konser kenkyuusei generasi ke-77. Lagu pertama membawakan Shonichi, "Impian, ada di tengah peluh, bagai bunga yang mekar secara perlahan, usaha keras itu tak akan mengkhianati", tunggu, itu sih lirik Shonichi versi JKT48. Lagu kedua adalah lagu NO NAME sendiri yakni, Niji no Ressha. Kostum barunya bagus. Mengingatkan kostum Ponyshu-nya JKT48 dan Hebirote-nya AKB48 di dunia nyata. Setelah itu, tiba-tiba Tante Mariko alias Tsubasa-san muncul membacakan pengumuman. Pas ini ntah kenapa langsung teringat setiap Togasaka muncul membacakan pengumuman di konser AKB48. Tsubasa-san mengumumkan bahwa senbatsu sousenkyou [general election] akan diadakan kembali sekaligus penentuan kembali posisi center nova, yang kosong sejak Acchan menghilang. 
Di hotel pasca konser, saat makan malam Yuuko tiba-tiba berdiri di tempat yang disediakan untuk karaoke. Yuuko dengan menggebu-gebu menyatakan mengincar posisi top di sousenkyou sekaligus posisi center nova serta menganggap anggota lain sebagai rival. Yuuko, you already got the top rank in senbatsu sousenkyou last year, in real life. Sementara itu, saat yang lain cenderung kaget dengan Yuuko, Mayuyu tetap cuek saja menghabiskan makanan.
 
Usai berendam di onsen, tiba-tiba pasukan DES menyerang. Chieri, Sonata, dan Yukirin diculik dan kemudian diadili di pengadilan di Kasumigastar. Mereka bertiga dijatuhi hukuman 48 tahun penjara karena dianggap melawan pemerintah dan melanggar aturan anti-entertainment. Tsubasa-san mengirimkan para anggota 0048 untuk all-out menyelamatkan Chieri, Sonata, dan Yukirin. Misi penyelamatan pun dilakukan sambil menyanyikan lagu legendaris tim A, Pioneer. Misi pun sukses. Chieri, Sonata, dan Yukirin berhasil diselamatkan. 
 
 
Di akhir episode, diperlihatkan bapaknya Chieri, bos Zodiac Corp, yang merasa tertolong dengan siaran langsung sidang di Kasumigastar karena bisa menganalisis Kirara effect. Sepertinya, saya mencium aroma konspirasi di sini. Kemudian ditutup dengan lagu ending baru berjudul Kono Namida o Kimi ni Sasagu yang dinyanyikan oleh NO NAME. Lagu yang cenderung slow dan memang cocok untuk ending.
Well, episode ini berhasil membuat saya excited sambil cengar-cengir sendiri nontonnya. Sesekali sambil melihat poster NO NAME di tembok. Sempat heboh sendiri pas pengumuman senbatsu sousenkyo dan center nova. Heboh juga pas bagian lagu Pioneer, sampai ikut nyanyi, "We're the Team A! Paionia yo! Susume Team A! Shinjirunda! Saa, jibun ni kakero yo! Ushinau mono wa nai!". Seperti yang saya tulis di atas, dengan diperlihatkannya bapaknya Chieri, sepertinya akan ada bau-bau konspirasi ke depannya. Kita lihat saja perkembangannya dalam 13 episode mendatang. 

Sunday, 2 December 2012

Next season: Battle of Idols!!

Anime winter 2013, that will start from next month [January 2013], will present you Battle of Idols!! Why I say that? Because there're two idol-themed anime that will be aired from next month. Those two are AKB0048 Next Stage and Love Live! School Idol Project.
Well, it's a little bit surprising to know this two animes will be aired in the same season. I don't expect that Love Live! to be aired on winter 2013 [next month] because at first, as far as I know, it was announced that Love Live! will air on spring 2013. But then, suddenly last Friday [20121130] the official twitter of Love Live! announced the anime version will start on January 2013. That news surprised me but made me very excited. And thus, the words "Battle of Idols!!" suddenly appeared in my mind. A few weeks ago, AKB0048 has been already announced that its second season to be aired on 20130105. Short infos about these two animes to help refreshing your memory.
AKB0048 Next Stage is the second season, the continuation of AKB0048 [aired from April 2012 until July 2012]. It's an anime based on the biggest idol group in Japan [or world], AKB48. The story is about some girls struggling to become great idols and join AKB0048, in the era when entertainment is banned. After passed the audition, they eventually become trainees [kenkyuusei], aiming to succeed the name of the original members of present AKB48.  
Meanwhile, Love Live! actually is a what-you-can-call-two-dimensional idol group created by the collaboration of Sunrise x Lantis x Dengeki G's Magazine. The members are nine high school girls character and of course, because it's 2D idol group, there're voice actreess behind them. Just like other idol groups in Japan, Love Live! also releases single and as per know, five singles already released since 2010. So, based on this 2D idol group, Love Live! get anime adaptation starting next month. 
When I wrote this post, suddenly remembered that I ever compared Love Live! with AKB48 in this blog before. What I compared is Love Live!'s first PV, Bokura no Live Kimi to no LIFE with AKB48's PVs, Iiwake Maybe and Oogoe Diamond. You can click this link to read that comparison if you're curious [but I bet you're not]. By the way, that comparison post ever used as reference in Love Live! thread in a certain 48 fans local forum, lol.
In the end, as fan of both AKB48 and Love Live!, I can't wait for these two animes to be aired next month. Which one will gain more popularity? Which one will more successful? Well, let's wait and see the Battle of Idols: AKB0048 vs Love Live! next month.
PS: It's been a while I wrote a post in English and I think my writing skills in English is getting worse from time to time, orz.

Monday, 26 November 2012

48 x Voca-P

Rabu, 20121121, oshimen saya di AKB48, Watanabe Mayu a.k.a Mayuyu merilis single ketiganya yang bertajuk Hikaru Monotachi. Dalam dua hari ini pun, saya sedang senang nge-loop single ini terutama di lagu pertama yakni Hikaru Monotachi. Selain faktor Mayuyu tentunya, yang membuat saya nge-loop lagu ini adalah faktor Hachiouji-P a.k.a #8Prince.
Apa kaitannya Hachiouji-P yang seorang Voca-P dengan Mayuyu atau dengan lagu Hikaru Monotachi? Ternyata sangat berkaitan. Dari twit-nya Hachiouji-P yang saya baca pada hari Selasa, 20121120, Hachiouji-P menyebutkan bahwa besok [Rabu, 20121121] adalah hari rilisnya single Mayuyu berjudul Hikaru Monotachi yang mana dirinya terlibat dalam aransemen musiknya. Tentu saja saat baca itu saya kaget dan agak tidak percaya. Daripada penasaran, akhirnya baru hari Minggu kemarin [20121125] saya nonton PV-nya Hikaru Monotachi dan mendengarken lagunya [akhirnya malah jadi sering nge-loop]. Ternyata setelah didengarkan lagunya, sepertinya Hachiouji-P tidak mengada-ada dengan apa yang ditulisnya di twitter.
Jadi, musik di lagu Hikaru Monotachi memang terdengar khas ala Hachiouji-P, dengan tipikal musik elektrikal ala DJ. Menurut saya, tipe musiknya terdengar mirip dengan karya Hachiouji-P sebelumnya, yakni Electric Star atau Sweet Devil atau Baby Maniacs mungkin [lebih cenderung Electric Star sih]. Mirip KiLLER LADY? Kalau ini jelas sama sekali beda. Sekilas, tipe musiknya juga mengingatkan musiknya kz [livetune]. Jika dibandingkan dengan lagu-lagu 48fams yang pernah saya dengarkan, Hikaru Monotachi bisa dibilang agak keluar pakem dan tidak biasa. Mungkin baru kali ini saya dengar lagu 48fams dengan tipe yang seperti ini. Aura Vocaloid justru keluar di lagu ini. Maka dari itu, bagi saya yang di satu sisi penggemar Vocaloid dan di sisi lain juga suka 48fams [khususnya Mayuyu], lagu ini jadi sangat cocok dengan telinga saya. Bahkan, jika dibanding dua single solo Mayuyu sebelumnya [Synchro Tokimeki dan Otona Jelly Beans], saya lebih suka Hikaru Monotachi.
 Yang juga menarik adalah PV-nya. Terasa unsur niconicodouga-vocaloid-culture di sini, imo. Setting-nya saja sudah di nicofarre yang milik niconico douga. Cerita di PV-nya, Mayuyu sedang mengadakan live Hikaru Monotachi di nicofarre, tapi di tengah lagu terjadi error dan kemudian diketahui bahwa Mayuyu hanyalah sebuah program, yang ditampilkan di acara itu pun hanya CG. Mengetahui bahwa Mayuyu tidak nyata, banyak orang yang semula fans-nya jadi menjauhinya, banyak yang semula nge-like malah jadi men-dislike videonya. Eksistensi Mayuyu pun seperti menjadi terhapus dan hilang dari ingatan orang-orang. Begitulah intinya. 
Kurang lebih jadi mengingatkan kasus Vocaloid yang oleh sebagian orang dipertanyakan karena Vocaloid dianggap "tidak nyata" tapi kenapa banyak orang juga yang menyukainya. Bagi saya sih, Vocaloid itu nyata karena walaupun software, kita bisa mendengarkan lagu dan suara yang dihasilkan dari software bernama Vocaloid itu.
Penutup. Akhirnya ada juga lagu hasil kolaborasi antara 48fams dengan Voca-P. Benar-benar tidak mengira kalau Voca-P sekelas Hachiouji-P bisa terlibat aransemen musik untuk lagunya Mayuyu, yang notabene peringkat 2 senbatsu sousenkyo AKB48 tahun 2012 ini. Sebelumnya saya malah berharap dan membayangkan seperti apa jadinya jika ryo [supercell] membuat lagu untuk AKB48. Harapan yang sempat membuncah ketika tahu Mayuyu jadi seiyuu di anime movie Nerawareta Gakuen [NeraGaku] yang mana ryo lah yang menangani musik di situ. Semakin membuncah ketika tahu bahwa Mayuyu akan menyanyikan lagu yang jadi insert song di NeraGaku. Namun, ternyata lagu itu, yang kemudian diketahui berjudul Sayonara no Hashi [juga rilis di single Hikaru Monotachi], tidak digarap oleh ryo. Semoga saja ke depannya, harapan dan angan-angan ini bisa terwujud. Wait, kalau ryo beneran bikin lagu buat 48fams, bisa beneran kaya mendadak itu ryo, lol.

Thursday, 18 October 2012

AKB0048 Official Guide Book

Seperti yang sudah saya tulis di postingan sebelumnya, salah satu hasil dari quest di Jakarta akhir pekan lalu adalah AKB0048 Official Guide Book. Buku ini seperti menjadi semacam bonus item dari quest itu, yang saya dapatken di Kinokuniya. Untuk mendapatken buku ini pun saya terpaksa harus tanda tangan kontrak dengan QB [halah].
Sesuai judulnya, ini merupakan guide book dari AKB0048 yang tayang beberapa bulan lalu. Bisa dibilang buku ini perpaduan 2D dan 3D. 2D karena memuat para karakter di AKB0048. Sekaligus 3D karena memuat para personil NO NAME yang juga merupakan seiyuu senbatsu unit yang mengisi suara sembilan karakter utama di anime ini. Langsung saja, mari kita melihat ke dalam isi guide book ini.
Dimulai dari cover yang dominan nuansa pink dan putih [girly sekali]. Kesembilan personil NO NAME menjadi cover-nya. Hal ini lah, terutama faktor Mayuyu-Shawako-Amina, yang menarik pandangan saya sewaktu di Kinokuniya. Begitu membuka buku ini, langsung disambut dengan daftar isi tepat di balik cover. Lalu di sebelahnya semacam halaman pembukaan, rangkuman singkat cerita, dengan menampilken personil NO NAME cosplay sesuai karakter yang diperankan masing-masing. Di bagian ini juga ada bonus berupa poster bolak-balik NO NAME versi 2D dan 3D dan poster itu sudah menempel di tembok kamar. Lalu ada kolom daftar karakter AKB0048.
Membalik halaman lagi, maka akan masuk bagian NO NAME Visual Guide part A. Diawali dengan foto kesembilan member dengan kostum ala karakter yang mereka perankan. Setelah itu berturut-turut profil dari Mayuyu [as Chieri], Karen [as Nagisa], Amina [as Yuka], dan Nakayan [as Orine].
Setelah visual guide part A, ada dua halaman yang berisi foto-foto agak random, semacam footage, dari member NO NAME. Lalu langsung dilanjut dengan Story Guide dari eps 01-13. Isi dari story guide ini cukup mendetail. Belum saya baca sih bagian ini.
Kemudian ada bagian Documentary AKB0048, terbentuknya NO NAME, yang berisikan foto-foto dan keterangan dari saat final audition sampai proses dubbing. Lalu ada satu halaman berisi komentar dari para seiyuu AKB0048 shuumei member. Di halaman selanjutnya masuk bagian Mayuyu Long Interview, berisi wawancara dengan Mayuyu tentang anime ini. Sudah saya baca dan isi wawancaranya menarik.
Dalam wawancara itu disebutkan bahwa kurang lebih Mayuyu bisa "menerima" setting karakter The 3rd-type Mayuyu 「3型目まゆゆ」 [CV: Yukari Tamura]. Lalu yang menarik saat Mayuyu bertanya pada Kawamori Shoji, "Di antara shuumei member, kenapa hanya saya [Mayuyu] yang disebut 「3型目」?", lalu dijawab oleh Kawamori-kantoku, "Sore wa himitsu". Lol. Sedikit keterangan, 「~型目」atau "tipe ke-" lebih merujuk ke suatu mesin, sedang shuumei member lainnya disebut 「~代目」atau "generasi ke-" yang cenderung ke orang. Mayuyu -shuumei member- disebut 「3型目」karena digambarkan sebagai cyborg, merujuk julukan Mayuyu yang asli yaitu "cyborg idol". Di wawancara ini juga disebut keinginan Mayuyu agar tiap member NO NAME dibuatkan character song masing-masing.
Setelah itu berturut-turut ada bagian foto-foto behind the scene making of Kibou ni Tsuite MV, wawancara dengan sang sutradara Kawamori Shoji, komentar-komentar staff, report kunjungan Amina-Harukyan-Suuchan di Satelite, ilustrasi spin-off manga, dan list SWAG. Yang saya foto di bawah ini cuman bagian behind the scene MV sih.
Lalu guide book ini diakhiri dengan NO NAME Visual Guide part B. Kali ini berturut-turut profil dari Kuumin [as Sonata], Shawako [as Suzuko], Maokyun [as Makoto], Harukyan [as Kanata], dan Suu-chan [as Mimori]. Untuk cover belakang, ada "iklan" single pertama NO NAME berjudul Kibou ni Tsuite yang sudah rilis 20120801 lalu.
Overall, saya tidak jadi menyesal membeli guide book ini. Bahkan merasa puas dan worth lah, benar-benar bonus item. Membuat saya belum bosan untuk membuka-buka guide book ini. Belum selesai saya baca juga sih. Yang paling membuat saya senang adalah banyak Mayuyu di sini, yay! Dari guide book ini jadi tahu hal-hal antara lain, ternyata di antara member NO NAME, hanya Suu-chan yang bukan "anime otaku", ternyata dulu Shawako pernah sekolah di sekolah seiyuu [pantesan pinter memainkan suara], lalu ternyata Nakayan pernah jadi seiyuu di Moshidora [gak nonton ini sih]. Sebagai penutup, saya kutip kata-kata Mayuyu di interview di sini, 「アニメのすばらしさを全世界に伝えたい!」 "Aku ingin bisa menyampaikan keindahan anime ke seluruh dunia!". Selanjutnya, mari kita menantikan AKB0048 2nd season tahun depan. Otanoshimi ni!

Wednesday, 17 October 2012

Quest Missions Accomplished

Akhirnya kembali meng-update blog ini setelah terbengkalai hampir dua bulan. Sebenarnya sudah ada ide untuk membuat postingan, terutama mengenai anime baru musim ini, tapi terbentur sedikit kesibukan jadinya belum sempat ditulis. Dan sekarang, sedikit meluangkan waktu untuk menulis sebuah postingan tentang "quest" yang saya jalani akhir pekan kemarin. Untuk postingan tentang anime baru mungkin akan saya tulis beberapa hari ke depan.
Agak bingung juga mau nulis dari mana. Jadi, sejak Rabu, 20121010 sampai Sabtu, 20121013, saya seperti menjalankan suatu misi quest. Semua ini berawal dari kabar sign event official guide book [OGB] JKT48 yang diselenggaraken Sabtu kemarin. Kabar sign event sudah muncul, namun di satu sisi OGB milik saya belum berada di tangan. Ternyata OGB [beserta tiket pink untuk sign event], serta photopack dan poster Dhike dititipkan masku kepada imouto yang pada tanggal 20121006 ke jkt48theater. Namun, setibanya di Semarang, ternyata barang-barang saya itu dibawa oleh orang-orang yang berbeda. Jadilah kemudian saya menjalani semacam quest untuk mendapatkan barang-barang saya itu yang tujuan akhirnya tentu adalah agar bisa datang ke sign event OGB.
Quest ini mungkin bisa dibilang dimulai dari 20121010. Di hari itu, misi quest pertama adalah membeli tiket spoor PP Semarang-Jakarta sepulang kuliah. Awalnya sempat bingung mau naik spoor apa. Akhirnya saya memutusken untuk naik spoor Menoreh ekonomi AC yang masih baru untuk berangkat dan naik Senja Utama untuk pulang. Quest selanjutnya adalah pada 20121011. Misi quest kali ini yaitu mengambil poster Dhike yang dibawa oleh imouto sehingga saya harus ke rumahnya di siang hari yang sangat panas saat jeda kuliah. Lalu maghribnya, kembali menuntaskan misi quest mengambil set photopack Dhike [Ponyshu, Baby3x, yukata ver] dan Gullah OGB ver.
Misi quest belum berakhir dan berlanjut di hari Jumat, 20121012. Sesuai yang sudah diagendaken, di tanggal ini malam harinya saya berangkat ke Jakarta. Pagi harinya pun saya mengucap kata, "tsui ni kono hi ga kita wa ne" untuk menyambut datangnya hari itu. Jumat siang sesudah jumatan, kembali menjalanken misi quest yakni mengambil OGB saya. Namun, OGB ini belum termasuk tiket pink karena tiket itu dibawa oleh orang yang berbeda dan yang membawa itu paling sulit dihubungi. Ya sudahlah, ambil saja waktu sign event di Jakarta. Jumat sore, tetap masuk kuliah dulu. Kemudian malamnya sekitar pukul 7pm bertolak ke Stasiun Tawang. Di-troll kemacetan karena kawasan Tugu Muda ditutup untuk gladi peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang. Tapi akhirnya bisa tiba di Tawang sekitar pukul 7.30pm dan tidak ketinggalan kereta.
Akhirnya naik spoor ekonomi AC, Menoreh. Spoor take off pada pukul 8pm. Karena Menoreh masih baru, jadinya masih bagus dan bersih, ditambah juga ada AC-nya. Sejak kecil saya sudah sering naik spoor, tapi baru kali ini naik spoor yang ada AC-nya [selama ini gak mampu naik spoor eksekutif]. Selain itu, di dalam gerbong juga ada papan elektronik yang memuat informasi tentang stasiun-stasiun yang dilalui. Namun, karena tetap kelas ekonomi [walaupun ber-AC], jadinya duduknya pun tetap adu dengkul. Untunglah, sebelah saya kosong jadinya tidak terlalu sering adu dengkul dengan ibu-ibu di depan saya.
Sabtu, 20121013, sekitar pukul 4.30am, tibalah di stasiun Pasar Senen [PSE]. Karena masih terlalu pagi, tongkrongan dulu di sana, sekalian buang hajat dan kemudian salat subuh. Sempat iseng mengabadiken suasana stasiun yang sepi.
Sekitar pukul 5.15am, berarti sudah ada busway yang lewat, saatnya untuk keluar stasiun, menuju halte busway dan memulai quest di Jakarta. Saat jalan kaki dari PSE ke halte busway, beberapa kali iseng foto secara random kondisi sekitar. Saat lewat over pass dari halte Central Senen ke Senen malah sempat ketemu tiga makhluk JKT48FOS cabang Kendal yang ternyata juga naik Menoreh.
Tujuan pertama saya adalah ke kosnya masku di daerah Rawabelong. Tiba di Rawabelong sekitar pukul 7.30am tapi tidak langsung menuju kos-kosan karena saya tidak tahu kosnya sebelah mana. Menunggu dulu sambil sarapan di Sevel Syahdan. Setelah menunggu hampir sejam, barulah masku menjemput lalu menuju kosnya. Di kos, saya pun tergeletak merem sejenak karena sangat lelah.
Sekitar pukul 11am, barulah bertolak ke fx untuk misi quest selanjutnya alias untuk sign event OGB. Sampai di sana, misi pertama adalah mengambil tiket pink yang dibawa imouto yang sudah sampai di fx sejak jam 9-an. Tiket pink didapat, saatnya ke lantai 3 untuk sesi kedua sign event. Ternyata antrinya harus urut abjad nama. 
Jadi prosedurnya adalah antri urut abjad, tukar tiket pink dengan tiket putih, lalu antri di barisan sesuai oshimen-nya. Tentu saja saya antri untuk tanda tangannya Dhike. Gak terlalu banyak sih di barisan ini, jadinya lumayan cepet. 
Tibalah saat yang dinantikan. Saat antri, jujur saja saya deg-degan sambil mikir kira-kira mau ngomong apa. Deg-degan, karena akhirnya bertemu lagi dengan Dhike setelah tiga bulan. Tibalah giliran saya. I was so speechless at that time. Yap, bisa dibilang saya speechless saat minta tanda tangan dan berhadapan langsung dengan Dhike. Bahkan, malah Dhike yang ngajak ngomong dan saya pun menjawab sekenanya. Dan itu semua berlangsung cepat dan singkat. Setelah saling mengucap terima kasih, misi mendapat tanda tangan Dhike pun terpenuhi. Jujur saja, saya kurang puas dengan momen yang singkat itu dan merasa bodohnya saya yang malah speechless dan tidak banyak berkata-kata. Watashi tte hontou baka! Yah, yang penting sudah bisa ketemu Dhike dan dapat tanda tangannya.
Selama di fx ini saya benar-benar nge-random, tidak ikut atau kumpul dengan rombongan tertentu. Jadinya mengalir. Pas ketemu masku itu masku, ketemu imouto ikut imouto, ketemu Tomi Ale ikut Tomi Ale. Selebihnya berkeliaran bebas mondar-mandir gak jelas naik turun lantai 3 dan 4. 
 
Awalnya gak terlalu ada niatan untuk sekalian nonton teater sih, tapi berhubung sudah sampai di sana jadinya ingin sekalian nonton juga, tapi belum punya tiket. Sempet tanya-tanya cara tiket WL [waiting list], tapi akhirnya malah dikasih tiket teater show 1 dari masku. Alhamdulillah, dapat tiket cuma-cuma dan gak perlu antri WL yang ntah dapat atau tidak. Show 1 itu jam 2pm, undi nomor bingo-nya sekitar jam 1.20pm. Sambil nunggu itu, saatnya makan dulu.
Sekitar pukul 1.20pm, antrian undi bingo pun dimulai. Ketemu imouto yang juga nonton show 1 tapi nomor bingo-nya beda jadinya gak bisa masuk bareng. Saya seperti menjadi first timer di sini karena memang baru pertama kali ke teater permanen. Jam 2pm, show dimulai, akhirnya bisa nge-live lagi. Seperti biasa dibuka overture. Lalu akhirnya kembali mendengar teriakan "J Joyful, K Kawaii, T Try to be the best, JKT48 YEAH!!", setelah terakhir tiga bulan lalu. Kali ini saya tidak akan menulis detail show-nya sih karena akan panjang kalau ditulis detail seperti 3-4 bulan lalu. Yang jelas, seperti 3-4 bulan lalu, pandangan mata saya hampir selalu tertuju pada Dhike kecuali di lagu yang tidak ada Dhike. Dhike shika mienai. Puas-puasin lah memandang Dhike dari jarak yang lumayan dekat karena kursi saya agak di depan.
Jika dibanding terakhir kali nonton teater yang Juli kemarin, sepertinya sudah mulai nampak ada perkembangan yang berarti. Mungkin ini efek teater permanen yang mana mereka harus tampil tiap hari. Tapi, imo, sepertinya sound-nya gak terlalu bagus, agak gimana gitu. Beberapa kali terlalu keras sampai suara vokal member agak ketutupan. Ntah itu memang tiap hari begitu atau cuman kebetulan pas saya nonton itu. Yang penting tetap nonton sambil nge-chant lah walaupun dengan energy presevation mode. Setelah show selesai, ada sesi foto bareng member yang perform dengan semua penonton. Kemudian dilanjutkan dengan high touch sambil keluar dari area teater. Sayang satpamnya gak asik, main tarik suruh cepet high touch-nya. Sou ieba, pas nonton show, persis di depan saya ada pasutri orang Jepang yang bawa dua anaknya yang masih kecil. Saya pun mikir, "ini pasti keluarga wota", lol. Lalu, di sebelah saya sepertinya orang yang benar-benar first timer dan sangat awam. Tiap ada chant mix atau mau mengayunkan lighstick, dia pasti melihat ke arah penonton lain baru diikuti. Bahkan, pas Temodemo no Namida, tiap reff dia melihat dan mengikuti gerakan saya yang memang mengikuti gerakan dance Sonia dan Frieska.
Selesai show, menuju ke lantai 5 beli meronpan titipannya Neko. Lalu turun keluar basement, pamitan ke masku. Waktu menunjuk sekitar pukul 4.30pm, langsung bergegas jalan kaki ke Plaza Senayan. Tujuannya apalagi kalau bukan ke Kinokuniya. Lihat-lihat kalau ada yang menarik. Ternyata layout-nya sedikit berubah. Awalnya gak terlalu ada niatan mau beli sesuatu karena ternyata gak ada yang menarik. Newtype edisi baru pun kurang menarik. Namun, semua berubah ketika saya melewati sebuah kotak kaca. Di dalam kotak kaca itu dipajang AKB0048 Official Guide Book dengan cover sembilan member NO NAME. Cek harganya, ugh, lumayan money raep. Setelah menggalau sebentar di depan kotak kaca, karena tidak punya banyak waktu berpikir, akhirnya cari mbak-mbak petugas minta dibukakan kotak kacanya. Setelah dibuka, langsung ambil satu AKB0048 OGB, lalu menuju kasir dan bayar. AKB0048 OGB ini seperti menjadi bonus item dari quest kali ini. Faktor utama yang membuat saya membeli AKB0048 OGB adalah Mayuyu, Amina, dan Shawako.
Waktu menunjuk pukul 5pm lebih sedikit, artinya dua jam sebelum spoor berangkat. Langsung bergegas jalan kaki menuju halte busway Bundaran Senayan yang jaraknya lumayan. Sampai di sana, untunglah gak terlalu nunggu lama dan dapat bus yang agak kosong jadinya bisa duduk. Pindah bus di Harmoni, ternyata penumpangnya banyak. Jadinya di bus berdesakan parah sambil berdiri. Tiba di halte Senen sekitar pukul 6pm lebih dan langsung bergegas tergesa-gesa jalan kaki ke stasiun PSE. Untunglah belum telat dan bahkan spoor Senja Utama [SU] pun belum berada di jalurnya. Pukul 7.10pm, spoor SU pun bertolak meninggalkan Jakarta dan menuju Semarang. Duduk di gerbong 5 kursi 7A, lagi-lagi kursi sebelah kosong. Ternyata memang banyak kursi kosong dan bahkan gerbong 6 dan 7 tidak ada penumpang sama sekali. Sempat buka-buka AKB0048 OGB dan membuat saya cengir-cengir sendiri di dalam gerbong. Dan akhirnya quest saya pun berakhir di hari Minggu, 20121014 ketika tiba kembali di Semarang sekitar pukul 4am lebih sedikit.
Epilog. What a quest! Minggu kemarin benar-benar suatu quest yang melelahkan namun menyenangkan untuk mendapat beberapa item. Mulai dari tiket kereta, poster, photopack, JKT48 OGB, tanda tangan, tiket teater, meronpan, sampai AKB0048 OGB. Bagian yang menyenangkan tentu saja sewaktu minta tanda tangan langsung ke Dhike lalu bisa nonton teater. Saat nonton teater pun saya berujar, "My quest is perfect". Dengan quest ini pun saya untuk pertama kalinya pergi ke luar kota, bahkan Jakarta, seorang diri. Keinginan untuk berjumpa dengan Dhike mungkin yang membuat saya nekat. Bulan depan rencananya sih mau nonton teater dipaskan dengan 22 November, tapi melihat keuangan sekarang jadi ragu ntah bisa ke Jakarta lagi atau tidak. Apalagi ditambah kegalauan terhadap pre-order figma Madokami-sama yang sangat imba dan money raep. Lihat perkembangan saja lah. Sekian.